Perihal Surat-Suratmu

Mas Koesno,

Assalamualaikum w. w.

Mas,

Hari ini dinda membatjakan surat-surat Mas jang bukan untuk dinda itu. Alangkah tersentuhnja hati dinda ini bilamana mengetahui seberapa Mas memerhatikan saudara-saudara seperdjuangan Mas itu, sekalipun para rakjat banjak tak tahu diri dan posisinja.Sedjenak lagi Mas akan berulangtahun, tapi mengapa nampaknja rakjat-rakjatmu macam tak sadar? Atau tak menahu? Atau tak peduli? Tapi dinda peduli. Dinda jang bersakit-sakit hati ini peduli. Sekalipun Mas tidak pernah mengetahui keberadaan dinda sendiri.

Bersama dengan surat ini, dihantarkan pula rasa tjinta yang tak pelak berbalas adanja kepada Mas, semoga Tuhan boleh menjampaikan. Adinda doakan pula kepada Allah SWT semoga tidur Mas tenang dan tak perlulah bangkit dan merasa khawatir. Negara ini baik-baik sahadja keadaannja, meskipun banyak terjadi bolong disana-sini. Memanglah semua banjak korupsi, pemuda-pemudanja pakai narkotik, dan para rakjat mulai kembali pikirannya mendjurus kebarat-baratan. Namun tenanglah sahadja, seperti perkataan adinda tadi, bahwa semuanja tetap aman dan dinda tetap mentjintai negara ini sebagaimana dulu keinginan Mas pada pemuda-pemuda.

Akan dinda tulis kembali surat-surat untuk Mas.

Sekian dan wassalam,

Perempuanmu.

Djakarta, 3/6 ‘16

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s