Asas Mencinta Dalam Kuantitas

​Dibatas samudra yang berbeda

Tapi dinaung langit yang sama

Hanya gemintang yang tak setara

Lalu bagaimana?
Manusia yang dikotak-kotakkan jarak,

Padahal juga sama terikat

Oleh oksigen, gravitasi, lalu harkat

Dan merasa Tuhan itu ada,

Tapi tetap serat bersua
Saya nafas di sini,

Kamu tahu?

Di antara massa yang memekik di telinga,

Aku salah satunya
Ini memang cinta kedap suara

Saya sih tidak apa-apa

Cuma tolong jangan cinta lain wanita

Bikin saya sakit mata dan dada

Ini dibuat waktu saya dalam perjalanan ke sekolah (naik ojek) tahun lalu. Kebetulan sedang bongkar-bongkar folder nilai kelas 2 dan ketemu kertas bertuliskan puisi ini yang dibuat untuk pelajaran sastra Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s